Gercep! LSM Pejuang ’24 Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir Kota Pekalongan

oleh
banner 468x60

Pekalongan, Pejuang24.com – Musibah banjir masih mengepung Kota Pekalongan sejak Sabtu (17/1/2026) lalu. Sebagai bentuk kepedulian, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pejuang ’24 mendirikan dapur umum untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak di titik-titik parah.

​Pantauan di lokasi, Dapur Umum Peduli Musibah Banjir ini berpusat di Halaman Ruko Jl. Gajah Mada, Kota Pekalongan. Langkah ini diambil menyusul penetapan status tanggap darurat oleh Pemkot Pekalongan sejak 18 Januari kemarin.

banner 336x280

​Ketua Umum DPP LSM Pejuang ’24, Teguh Hadi Santoso atau yang akrab disapa Silva Hadi, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah status darurat ditetapkan. Seluruh pengurus dan anggota dikerahkan untuk mengakomodir kebutuhan logistik.

​”Keluarga besar Pejuang ’24 segera mengakomodir semua jajaran untuk mendirikan posko darurat dan dapur umum. Fokus utama kami juga menginventarisir anggota internal yang terdampak agar segera mendapat bantuan guna mengantisipasi dampak yang lebih fatal,” ujar Silva Hadi di lokasi, Selasa (20/1/2026).

​Silva juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan hamba Allah yang telah menyisihkan rezeki demi operasional dapur umum ini. Ia berharap sinergitas ini terus terjaga, tidak hanya saat terjadi bencana.

​Bantuan nasi bungkus dari Pejuang ’24 disambut haru oleh warga. Hermanto, salah satu warga Kecamatan Tirto, mengaku sangat terbantu karena akses memasak di rumahnya masih lumpuh.

​”Terima kasih sekali, bantuan nasi box ini sangat kami syukuri. Meski sebagian air mulai surut, masih ada sekitar 12 Kepala Keluarga (KK) di tempat kami yang sama sekali belum bisa beraktivitas di dapur,” ungkap Hermanto.

​Di sisi lain, Pembina LSM Pejuang ’24, Bayu Agung Pribadi S.K.M., S.H., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas militansi para anggota. Meski organisasi ini terhitung baru, jiwa sosial yang ditunjukkan dianggap sebagai modal integritas yang besar.

​”Ini modal awal untuk berkembang. Kita ingin Pejuang ’24 dikenal masyarakat luas dengan kearifan lokal, menjunjung tinggi gotong royong dan adab, sesuai nilai Pancasila dan UUD ’45,” tegas Bayu.

​Sebagai informasi, banjir kali ini berdampak luas di 4 kecamatan dan 20 kelurahan di Kota Pekalongan, di antaranya:

  • Pekalongan Timur: Kalibaros, Poncol, Setono, Noyontaansari, Klego.
  • Pekalongan Barat: Tirto, Podosugih, Pasirkratonkramat, Sapuro Kebulen, Bendan Kergon, Pringrejo, Medono.
  • Pekalongan Selatan: Buaran Kradenan, Banyurip, Jenggot, Kuripan Yosorejo.
  • Pekalongan Utara: Padukuhan Kraton, Bandengan, Krapyak, Panjang Wetan.

​Hingga berita ini diturunkan, relawan Pejuang’24 masih terus memproduksi paket makanan bergizi untuk didistribusikan ke wilayah-wilayah tersebut. Warga berharap intensitas hujan menurun agar aktivitas kembali normal.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.