Pekalongan, Pejuang24.com – Peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026 menjadi momentum krusial bagi kesejahteraan kelas pekerja. Dewan Redaksi Media Pejuang24.com turut manghayubagyo sekaligus menyuarakan pentingnya solidaritas dan pemenuhan hak-hak dasar buruh di tengah tantangan ekonomi global.
Komisaris Dewan Redaksi Media Pejuang24.com H. Bayu Agung Pribadi, S.K.M.,S.H.,M.H., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para buruh yang tetap gigih bekerja. Menurutnya, semangat para pekerja adalah penggerak utama roda ekonomi nasional yang saat ini tengah berjuang menghadapi situasi yang belum sepenuhnya stabil.
”Selamat Hari Buruh 2026. Kerja keras Anda adalah fondasi masa depan yang lebih baik. Kami berharap setiap tetes keringat yang jatuh menjadi jalan menuju kesejahteraan yang nyata,” ujar Bayu dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).
Selanjutnya dirinya mengingatkan bahwa peringatan May Day bukan sekadar seremoni. Ini adalah pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meninjau kembali kebijakan yang dianggap membatasi hak-hak pekerja.
Ada tiga poin utama yang menjadi sorotan:
- Upah Layak: Menyesuaikan standar upah dengan biaya hidup yang kian meningkat.
- Jam Kerja Manusiawi: Menjaga keseimbangan hidup dan kerja (work-life balance) bagi buruh.
- Jaminan Sosial: Memastikan perlindungan kesehatan dan hari tua yang menyeluruh.
”Penting untuk mengkaji ulang kebijakan yang kurang berpihak pada buruh. Keadilan sosial harus dikedepankan agar nasib pekerja tidak semakin terhimpit,” tegasnya
Lebih lanjut, Media Pejuang24.com mendorong terciptanya dialog sosial yang konstruktif antara tiga pilar utama: Pekerja, Pengusaha, dan Pemerintah. Hubungan harmonis ini dinilai sebagai kunci iklim ketenagakerjaan yang sehat.
”Perlu ada kesetaraan. Pengusaha tidak akan sukses tanpa buruh yang berdedikasi, begitu juga sebaliknya. Pemerintah hadir sebagai regulator yang adil. Ketiganya harus bersinergi dan saling memberi manfaat,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Dewan Redaksi Media Pejuang24.com berharap peringatan tahun ini menjadi titik balik bagi perbaikan regulasi ketenagakerjaan di Indonesia.
Bagi Buruh: Tetap kuat dan solid dalam memperjuangkan hak-hak ekonomi.
Bagi Pengusaha: Menjadikan buruh sebagai mitra strategis, bukan sekadar komoditas.
Bagi Pemerintah: Melahirkan kebijakan yang inklusif dan memihak pada keadilan sosial.
”Mari kita ciptakan iklim kerja yang menyenangkan dan adil bagi semua. Selamat Hari Buruh, jayalah pekerja Indonesia!”













