Pekalongan, Pejuang24.com – Masyarakat Desa Proto, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, bersepakat menunda pembangunan Gedung Olahraga (GOR) dan mengalihkan anggarannya untuk perbaikan jalan desa. Keputusan ini diambil dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang digelar di Balai Desa Proto, Senin (25/8/2025).
Musdesus ini dihadiri berbagai pihak, mulai dari Pj Kades Proto, Muh Taufik, Kasi PMD Kecamatan Kedungwuni, Risna Mulida, Sekretaris Desa Proto Zimam, hingga perwakilan masyarakat, Babinsa, dan Babinkamtibmas.
Dalam forum tersebut, warga menyampaikan aspirasi yang kuat agar perbaikan jalan menjadi prioritas utama. Pasalnya, kondisi jalan yang rusak parah sering mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi para pedagang.
“Semua kita kembalikan ke masyarakat. Jika malam ini hasilnya semua disepakati bersama, maka kami mendukung dan akan segera menindaklanjuti sampai realisasi pelaksanaan perbaikan jalan,” ujar Ketua BPD Slamet Imron.
Setelah melalui diskusi, disepakati bahwa anggaran pembangunan GOR akan dialihkan sepenuhnya untuk perbaikan jalan desa sepanjang 792 meter yang rusak. Perbaikan ditargetkan dimulai pada awal September 2025, setelah perubahan anggaran desa disahkan secara resmi.
Dengan adanya kesepakatan ini, warga Desa Proto berharap perbaikan jalan bisa segera rampung, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat berjalan lebih lancar.













