Resmikan Jembatan Garuda di Banyumas, TNI: Ini Nadi Rakyat dari Presiden Prabowo

oleh
banner 468x60

Banyumas, Pejuang24.com – Sebuah jembatan gantung kini membentang gagah di atas Sungai Lopasir, Desa Karanggayam, Kabupaten Banyumas. Jembatan bernama Jembatan Gantung Garuda ini disebut bukan sekadar infrastruktur biasa, melainkan “nadi kehidupan” pemberian Presiden Prabowo Subianto bagi warga pelosok.

​Pada Senin (6/1/2026), jajaran pejabat Kodam IV/Diponegoro turun langsung ke lapangan. Mereka mengecek kekuatan hingga fungsi jembatan sepanjang 50 meter tersebut guna memastikan keamanan bagi warga yang melintas.

banner 336x280

​Pengecekan ini dipimpin langsung oleh Aster Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Kav Gede Setiawan, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim, serta Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir. Ketiganya tampak menyusuri jembatan selebar 1,2 meter itu sembari berbincang dengan warga sekitar.

​”Kami tidak hanya meninjau, tapi memastikan jembatan ini kuat, aman, dan benar-benar mendukung aktivitas warga. Infrastruktur seperti ini adalah kunci penggerak ketahanan pangan dan ekonomi rakyat,” tegas Kolonel Kav Gede Setiawan di lokasi.

​Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim menambahkan, keberadaan jembatan ini akan mengubah pola ekonomi warga Karanggayam. Mayoritas warga yang menanam padi, jagung, hingga cabai kini tak perlu lagi bersusah payah menyeberangi sungai.

​”Dengan akses yang terbuka, petani tidak lagi terkendala sungai. Waktu, tenaga, dan biaya bisa ditekan. Dampaknya langsung pada kesejahteraan warga,” kata Lukman.

​Sementara itu, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir menjelaskan bahwa jembatan ini menjadi urat nadi bagi sedikitnya 160 jiwa dari 25 kepala keluarga. Tak hanya soal ekonomi, jembatan ini adalah jalur vital menuju sekolah-sekolah di sekitar, seperti SD Negeri 1 Karanggayam hingga SMK Bunda Satria Wangon.

​”Anak-anak desa kini menyeberang sungai tanpa rasa takut, bahkan saat musim hujan,” tutur Edward

​Ketua RT 01/RW 05 Desa Karanggayam, Jumanto, tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Baginya, kunjungan langsung para petinggi TNI untuk mengecek jembatan adalah bentuk perhatian luar biasa bagi orang kecil.

​”Kami merasa benar-benar diperhatikan. Bukan hanya dibangunkan jembatan, tapi dicek langsung. Ini jembatan harapan bagi warga kami,” ucap Jumanto.

​Kini, Jembatan Gantung Garuda berdiri tegak sebagai simbol kehadiran negara di pelosok Banyumas. Akses yang dulu terputus oleh derasnya arus Sungai Lopasir, kini terhubung demi masa depan ekonomi dan pendidikan yang lebih baik.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.